“Menjadi Hujan”

Bukan maksudku menjadi Hujan. Cuaca adalah kesunyatan yang tak kunjung lekang.

Diceraiberaikannya harapan, sampai kembali datanglah kenangan.

Nasib, takdir, dan segala macam ketentuan. Adalah apa yang paling dirindukan.

Bukan Aku, Kamu, Ia, Dia, Mereka. Tetapi Kita.

Biarkanlah Aku menjadi Hujan. Membasahi kebun dan jalanan.

Dan air mata yang mengalir di pipi tak terhindar; Samar.

#AdaApaDenganHujan?

View on Path

“Hi Taufan,”

We proudly congratulate Bogor for winning The (WWF) World Wildlife Fund “Most Loveable City of 2016” award. As a reward for your support of Bogor, you can enjoy a half price beverage on us by bringing along your Starbucks® Tumbler/Mug on 19 July 2016.

This offer is available at:
Starbucks Botani Square
Starbucks Bogor Rest Area
Starbucks Lippo Plaza Bogor
Starbucks Teras Yasmin
Starbucks Pahlawan
Starbucks Rest Area Sentul
Starbucks Vimala Hills
Starbucks Rest Area KM 45 Ciawi
Starbucks Cibinong City Mall
Starbucks Jungleland
Let’s make our cities the best in the World!

Kami dengan bangga mengucapkan selamat kepada Kota Bogor yang memenangkan penghargaan “The Most Loveable City of 2016” yang diadakan oleh World Wildlife Fund (WWF). Sebagai penghargaan atas dukungan Anda, nikmati minuman setengah harga dengan membawa Starbucks® Tumbler/Mug Anda pada 19 Juli 2016.

Penawaran ini hanya berlaku di:
Starbucks Botani Square
Starbucks Bogor Rest Area
Starbucks Lippo Plaza Bogor
Starbucks Teras Yasmin
Starbucks Pahlawan
Starbucks Rest Area Sentul
Starbucks Vimala Hills
Starbucks Rest Area KM 45 Ciawi
Starbucks Cibinong City Mall
Starbucks Jungleland
Mari jadikan kota kita menjadi tempat yang lebih baik di mata dunia!

Have a Venti day!

Best Regards,
Jimmy Wijaya

Starbucks Card Membership Manager – with WeLoveBogor

View on Path

“#HumansOfDepok”

There’s no Pokémon today, only humans with their own thoughts. Sometimes they happy, sometimes they sad, sometimes they just don’t know how it really feel to be human. Sometimes they just forget how to feel, to have awareness & consciousness. They’re just too busy to live their life, sustained & continuously; like a Sisyphus.

View on Path

“Aku Ingin Merayakan Dengan Sederhana”

Seperti Sawi Hijau & Telur Dadar Kepada Nasi Goreng Kambing Yang Menjadikannya Istimewa.

#MalamTakbiran
#KotaKitaTercinta
#HaturNuhunBogor – at Sinar Remaja Seafood

View on Path

“Petang”

Sampai datangnya tiba, masih ada doa tersisa. Hanya inilah yang kubisa. Menantimu sampai habis waktu berlalu. Sia-sia katamu, tunggu saja jawabku.

Aku ingin mencintaimu dengan sepenuh asa, seperti hening kepada nuansa yang menjadikannya sentosa.

#ASMARADHANA

View on Path

“Pada Sebuah Senja”

Aku hanya mampu menunggu tanpa lagi mampu. Menunggu, menunggu, dan menunggu. Selalu saja begitu. Tapi yakinku, tak pernah lekang dari kau.

Aku ingin mencintaimu dengan bangga, seperti matahari kepada cakrawala yang menjadikannya senja.

#ASMARADHANA – at Rest Area KM 45

View on Path

“Media Publik”

Sometimes, having good media engagement would be harder to achieve than great public, society, & community engagement.

Tanpa mengurangi rasa hormat kpd pihak media tertentu, inilah mengapa akan lebih sulit menjadi media yg bisa tetap memberitakan segala sesuatu dari kacamata atau sudut pandang positif journalism / reportage.

Inilah mengapa sebagai sebuah platform crowd source, QULILA.com mengedepankan sistem kontributor selayaknya citizenship reportage, sebagai bagian penting Netizenship, warganegara ONLINE.

Mari Kita dukung media positif baik di Bogor pada khususnya (@infoBogor, @BogorToday, @BogorEatery, HelloBogor, dsb) maupun di Indonesia secara umum.

Ini bukanlah akhir, Ini adalah permulaan dari sebuah revolusi mental Kota Bogor tercinta.

Terimakasih semua kawan2 Volunteer & Netizen di mana pun berada yg telah bersama2 Kita menjadikan Kota Bogor tercinta sebagai lambang pergerakan yg progresif & optimis.

“From Bogor, By Indonesian, With Love, For Earth & Humanities.”

Bumi, 1 July 2016

Taufan Sulaeman,
Networker – Volunteer – Writer – with Reddie, WeLoveBogor, PathDaily, QULILA, Riswan, and Dien

View on Path