Festival Cahaya Raya Labuan Benua Selatan Bumi

Kala itu sudah memasuki pertengahan Ramadhan 1439 Hijriyah, sekitar minggu terakhir pada Mei 2018 Masehi, sebuah perayaan penuh binar telah dimulai. Pada Benua paling selatan di Bumi, gegap gempita itu berlangsung hingga awal Syawal 1439, sekitar pertengahan di Juni 2018.

sydney opera house australia

Photo by Pixabay on Pexels.com

Beberapa tahun terakhir ini, tidak jarang Ramadhan berlangsung sebulan penuh pada Musim Panas, rentang waktu dimana biasanya berbarengan dengan liburan dari jenjang sekolah dasar, bahkan tak jarang hingga perguruan tinggi pun.

This slideshow requires JavaScript.

“It’s the End of Summer, when I start to realize, that We’re more than Us.”

Pada penghujung Musim Panas kali ini, Saya baru mulai menyadari, bahwa Kita memang tidak pernah sendiri. Akan selalu ada bentuk kesederhanaan, bahkan pada pola sosial yang paling rumit sekalipun. Seperti halnya Festival Cahaya Raya di Negeri Kangguru bertajuk #VividSydney, yang merayakan keberlangsungannya sejak satu dekade silam pada tahun 2008.

Seketika, Kota Labuan di Benua Selatan Bumi menjadi yang paling terang dari segala benderang di seluruh muka dunia. Berlangsung selama kurang lebih 3 pekan berturut-turut, Vivid Sydney merupakan ajang pagelaran tata cahaya kelas dunia, memukau semesta mata yang menyaksikannya, menjadi bagian sejarah dalam pentas artistik visual urban.

Advertisements